Artikel1

 

artikel

BAKTI SOSIAL DEKLARASI PENCANANGAN PROGRAM “SEJUTA KACAMATA BAGI ANAK-ANAK DAN OPERASI KATARAK MASSAL” komite Mata Nasional (Komatnas)

 

Jumlah pengguna lensa kontak, terutama lensa Deklarasi Pencanangan Program “Sejuta Kacamata bagi anak-anak dan operasi katarak massal, mataku Indonesia ku” Komite Mata Nasional (Komatnas) dilakukan di 6 Provinsi Republik Indonesia dan akan berkelanjutan, 6 Provinsi tersebut diantaranya, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Kalimantan Barat dan Provinsi Kepulauan Riau. Komatnas diketuai oleh Bpk. Andy F. Noya dan Tim Pelaksana kegiatan Deklarasi Komatnas oleh Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi, Dit P2PTM dan Gapopin. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah bakti sosial pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis bagi anak-anak sekolah yang mengalami gangguan kelainan refraksi di 6 Provinsi dan operasi katarak massal. Untuk bakti sosial pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis di lakukan oleh tim pelaksana oleh Kementerian Kesehatan RI,

Dinas Kesehatan Provinsi, Dit P2PTM dan Gapopin, dan untuk operasi katarak massal dilakukan oleh tim pelaksana Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi, Dit P2PTM bersama dokter mata (Perdami).

Gapopin DKI Jakarta sebagai pelaksana kegiatan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis bagi anak-anak sekolah di Provinsi DKI Jakarta telah melaksanakan kegiatan tersebut berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Suku Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta di 6 wilayah kota administrasi DKI Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan secara bergilir dan dibagi 2 gelombang, yakni :

1. Wilayah Jakarta Pusat Wilayah Jakarta Pusat dilaksanakan pada tanggal 09 Mei 2016 di sekolah wilayah Petojo Utara (SDN 03, SDN 05 dan SDN 09) ada sebanyak 46 anak yang mengalami gangguan kelainan refraksi, 4 anak matanya masih normal. Di sekolah wilayah kecamatan Johar Baru (SDN 17, SDN 18 dan SDN 19) ada sebanyak 31 anak yang mengalami gangguan kelainan refraksi, 14 anak matanya masih normal.

2. Wilayah Jakarta Utara 1) Gelombang 1 dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2016 di sekolah wilayah Pademangan Barat (SDN 09, SDN 10, SDN 11, SDN 14, dan SDN 02) ada sebanyak 149 anak yang mengalami gangguan kelainan refraksi, dan 50 anak matanya masih normal. 2) Gelombang 2 dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2016 di sekolah wilayah Rorotan (SDN 01 dan SDN 02) ada sebanyak 54 anak yang mengalami gangguan kelainan refraksi dan 7 anak matanya masih normal.

4. Wilayah Jakarta Selatan 1) Gelombang 1 dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2016 di sekolah wilayah Pengadegan (SDN 01, SDN 03 dan SDN 05) sebanyak 41 anak mengalami gangguan kelainan refraksi dan 84 anak matanya masih normal. 2) Gelombang 2 dilaksanakan pada tanggal 26 Mei 2016 di sekolah wilayah Srengseng Sawah ( SDN 07 dan SDN 15) sebanyak 57 anak mengalami gangguan kelainan refraksi, 1 anak harus di rujuk ke dokter mata dan 60 anak matanya masih normal. 5. Wilayah Jakarta Timur 1) Gelombang 1 dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 2016 di sekolah wilayah Klender (SDN 01) sebanyak 65 anak mengalami gangguan kelainan refraksi dan 68 anak matanya masih normal.

5. Wilayah Jakarta Timur 1) Gelombang 1 dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 2016 di sekolah wilayah Klender (SDN 01) sebanyak 65 anak mengalami gangguan kelainan refraksi dan 68 anak matanya masih normal. 2) Gelombang 2 dilaksanakan pada tanggal 27 Mei 2016 di sekolah wilayah Cawang (SDN 04, SDN 07, SDN 08 dan SDN 13) sebanyak 98 anak mengalami gangguan kelainan refraksi, 1 anak harus di rujuk ke dokter mata dan 15 anak matanya masih normal.

6. Wilayah Kepulauan Seribu Wilayah Kepulauan Seribu pemeriksaan mata di laksanakan pada tanggal 17 Juni 2016 dan dilakukan di Jakarta di Optik Young ITC Mangga Dua Jakarta Utara (MIN 16, MIN 17, SDN Pulau Kelapa 01 PG, dan SDN Pulau Kelapa 02 PG) sebanyak 13 anak mengalami gangguan kelainan refraksi dan 2 anak matanya masih normal. Bagi anak – anak sekolah yang mengalami gangguan kelainan refraksi diberikan kacamata gratis dari Gapopin, untuk Provinsi DKI Jakarta h a s i l rekapitulasi pemeriksaan anak-anak yang mengalami gangguan kelainan refraksi dan diberikan kacamata gratis sebanyak 749 anak, 7 anak harus dirujuk ke dokter mata dan 388 anak masih sehat dan normal matanya. Total Sebanyak 1.144 anak sudah dilakukan pemeriksaan di wilayah Provinsi DKI Jakarta. Diharapkan dari kegiatan ini anak- anak tersebut terbantu dalam penglihatan untuk menuntut ilmu dan belajar di sekolah dan semoga menjadi penerus bangsa yang cerdas dan dibanggakan.

 

artikel1